| Perkembangan teknologi broadcast saat ini memungkinkan untuk memproduksi sebuah acara secara live (langsung) dengan kualitas yang pada generasi sebelumnya harus dilakukan melalui proses post production. Beberapa peralatan yang bekerja simultan "on the fly" atau berbau realtime semakin akrab di dunia broadcast. Mulai dari editing, keying, overlay graphics, hingga special effects.
Greenscreen studio. Warna hijau akan dihilangkan dan diganti background virtual set secara realtime
Siaran langsung adalah sebuah terjemahan dari keinginan untuk mendapatkan informasi yang cepat, aktual, dan akurat. Selain mendapatkan penyajian siaran yang cepat (baca: langsung), pemirsa juga mendapatkan sebuah kedekatan, kehangatan, dan kejujuran ketika pembawa acara berkomunikasi dengan audiens secara langsung tanpa potongan, editan, dan perantara waktu. Untuk acara tertentu memungkinkan juga untuk berinteraksi dengan presenter dan narasumber di studio. Prasarana on-air pun harus disiapkan dengan error handling yang berlapis. Jangan sampai mati langkah pada saat on-air. Di sinilah antisipasi backup sekecil apapun tetap diperlukan. Ketika terjadi kesalahan, program director akan sigap mengambil keputusan yang sudah dimengerti sebelumnya oleh para kru on-air.***
Teleprompter yang dipasang tepat di depan lensa kamera, untuk mempermudah presenter membaca berita secara live
Contoh workflow dalam penayangan live graphic data Live Event Pilkada Jatim putaran ke-2
Bentuk kreativitas dalam mengakomodir multiple live graphic. Joystick Playstation dimodifikasi menjadi trigger button untuk mempermudah operasional. Mengoperasikannya serasa bermain game. CG Pro 3.2.28= CG Pro generasi ke-3, perubahan konsep ke-3, dan revisi ke-28 |
Rabu, 20 Mei 2009
Live TV Production
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar